Header AD

Sungguh Santai, Obama Minum Air Kelapa Muda di Tepian Mekong

Beritasatu.online, VIENTIANEPresiden Amerika Serikat Barack Obama saat ini sedang berada di Laos. Kunjungan ini menjadi bersejarah karena menjadi kali pertama bagi Presiden AS mendatangi negeri itu.

Obama hadir di negeri itu untuk mengikuti pertemuan tingkat tinggi ASEAN. Namun tak hanya itu, dia pun sempat mengunjungi para korban selamat dalam serangan bom AS di masa perang Vietnam. 

Presiden AS Barack Obama menyempatkan diri minum air kelapa di tepi Sungai Mekong, Luang Prabang, Laos, Rabu (7/9/2016).

Sebelumnya diberitakan, dalam kunjungan tersebut Obama menjanjikan bantuan 90 juta dollar AS atau sekitar Rp 1 triliun.

Dana itu dipakai untuk membantu korban bom sisa perang dan membiayai pembersihan sisa-sisa bahan peledak itu.

Tak melulu hal serius, dalam kunjungan ke negeri ini, Obama pun menyempatkan diri mencicipi segarnya air kelapa muda.

AFP memberitakan, peristiwa itu terjadi di tepian Sungai Mekong di wilayah Luang Prabang, Rabu (7/9/2016), sebelum dia mengunjungi candi Buddha.

Sepertinya, sebutir kelapa muda yang dinikmati Obama menjadi tanda betapa dia menikmati "tour"-nya kali ini.

Setidaknya, dia bisa kembali melonggarkan urat syarafnya setelah sebelumnya terlibat pembicaraan alot dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di China.

Juga, ketegangan menyusul kalimat menghina dari Presiden Filipina yang menyebutnya sebagai 'anak pelacur'.

Insiden itu berujung pada dibatalkannya rencana pertemuan kedua kepala negara.

Kini, Obama terlihat santai dengan kaca mata hitam, dan sebutir kelapa muda di tangannya.

Obama Janjikan Rp 1 Triliun untuk Bersihkan Sisa Bom di Laos

Antara 1964-1973, Laos menjadi negara di dunia yang paling banyak dihujani bom ketika 2 juta ton bahan peledak dijatuhkan militer AS di negeri tersebut.

Pengeboman besar-besaran itu dilakukan dalam upaya AS memperluas perang melawan Viet Cong.

Celakanya, sepertiga bom yang dijatuhkan AS itu tidak meledak sehingga meninggalkan warisan mematikan bagi warga sipil Laos hingga hari ini.

Pada Selasa (6/9/2016), Barack Obama menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi negeri di Asia Tenggara itu.

Presiden Barack Obama saat berpidato di ruang auditorium Universitas Souphanouvong di Luang Prabang, Laos, Rabu (7/9/2016)

Dalam kunjungan tersebut Obama menjanjikan bantuan 90 juta dolar AS atau sekitar Rp 1 triliun untuk membantu korban bom sisa perang dan membiayai pembersihan sisa-sisa bahan peledak itu.

Hingga 2000, rincian perang rahasia AS di Laos tetap menjadi rahasia, tetapi setidaknya terjadi 580.000 misi pengeboman terhadap negeri itu pada 1964-1973.

Jumlah itu berarti AS melakukan pengeboman setiap delapan menit siang dan malam selama sembilan tahun.

"Sebagai dampak dari konflik itu banyak orang terpaksa meninggalkan kediaman mereka. Saya kira, AS memilikikewajiban moral untuk membantu Laos," kata Obama dalam pidatonya di Vientiane.

Gedung Putih mengatakan, program bantuan AS di Laos berhasil memangkas korban bahan peledak sisa perang itu dari 300 orang per tahun menjadi tinggal 50 orang saja.

"AS terus membantu Laos membersihkan sisa-sisa bahan peledak yang menimbulkan ancaman terhadap warga dan mengganggu pertumbuhan ekonomi," tambah Obama.

Bahaya bom sisa perang yang tak meledak ini menjadi masalah besar tak hanya di Laos tetapi juga di Vietnam dan Kamboja. Sekitar separuh dari korban tewas atau luka adalah anak-anak.

Sumber: independent, kompas.com
Sungguh Santai, Obama Minum Air Kelapa Muda di Tepian Mekong Sungguh Santai, Obama Minum Air Kelapa Muda di Tepian Mekong Reviewed by Admin on 07.18.00 Rating: 5

Post AD