Bogor Dinobatkan Kota Lalu Lintas Terburuk ke-2 di Dunia versi Waze
Beritasatu.online - Kota Bogor yang teduh karena banyak ditumbuhi pohon besar di tengah kota ternyata tak selamanya membuat warga nyaman. Hal ini lantaran Bogor kembali mendapat rapor merah dalam hal penataan transportasi.
Baru-baru ini aplikasi lalu lintas Waze merilis survei yang menyatakan Bogor masuk lima kota dengan pengalaman berkendara terburuk di dunia. Bogor berada di urutan kedua dengan poin 2,15.
Baru-baru ini aplikasi lalu lintas Waze merilis survei yang menyatakan Bogor masuk lima kota dengan pengalaman berkendara terburuk di dunia. Bogor berada di urutan kedua dengan poin 2,15.

Sistem satu arah di Bogor
Survei ini dilakukan jutaan pengguna aktif aplikasi Waze dari 38 negara and 235 daerah perkotaan. Survei dilakukan dengan memberikan penilaian dengan nilai 10 (kepuasan) hingga poin 1 (ketidakpuasan).
Selain penilaian, ada enam indikator pada indeks kepuasaan pengemudi dalam aplikasi Waze yakni, tingkat frekuensi kemacetan lalu lintas, kualitas infrastruktur jalan, keselamatan pengemudi (kecelakaan, jalan rawan kecelakaan dan cuaca), pelayanan pengemudi seperti akses mudah ke SPBU dan parkir, sosial ekonomi, dan Wazeyness atau tingkat pertolongan dan kebahagiaan komunitas Waze.
Survei Waze ini sepertinya tidak berbeda dengan apa yang pernah dirilis oleh Kementerian Perhubungan tahun 2014 lalu. Kemenhub menempatkan Bogor sebagai kota termacet di Indonesia. Bogor bertengger di urutan pertama dari 10 kota di Indonesia yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintasnya.
Kemenhub menyebut, laju kendaraan di Bogor 15,3 kilometer per jam dan volume per kapasitas atau VC ratio 0,86. Urutan kedua adalah DKI Jakarta dengan laju kendaraan 10-20 km/jam dan VC ratio 0,85.
Di urutan kelima adalah Depok dengan laju kendaraan 21,4 km/jam dan VC ratio 0,83. Urutan keenam adalah Bekasi dengan laju kendaraan 21,86 km/jam dan VC ratio 0,83. Urutan ketujuh adalah Tangerang dengan laju kendaraan 22 km/jam dan VC ratio 0,82.
Lima kota lainnya adalah ibu kota provinsi di luar DKI Jakarta, yakni Bandung, Jawa Barat, di urutan ketiga, Surabaya, Jawa Timur, urutan keempat, Medan, Sumatera Utara, urutan kedelapan, Makassar, Sulawesi Selatan, urutan kesembilan, dan Semarang, Jawa Tengah, urutan ke-10.

Sistem satu arah di Bogor
Bima mengakui kondisi lalu lintas Kota Bogor macet dan di beberapa ruas tambah macet. Pada 2015, Bogor berada di bawah Bandung dan Denpasar hasil survei Kementerian Perhubungan.
"Tahun ini lebih buruk lagi, ini penting untuk kerja lebih keras lagi terutama reformasi angkutan kota," katanya.
Dia menjelaskan, survei Waze di satu lokasi Kabupaten Bogor (Ciawi, Gadog) dan 12 lokasi di Kota Bogor meliputi Jalan Sholeh Iskandar, Tajur, Kebon Pedes, Jalan Martadinata, Jalan Dewi Sartika, Jalan Sawojajar, Jalan Pajajaran, Jalan Lawanggintung, Jalan Merdeka, Jalan MA Salmun, dan Jalan Mayor Oking.
Menurutnya, ada beberapa penyebab utama, yakni tidak sebandingnya pertumbuhan kendaraan sebesar 13 persen setiap tahun, sementara pertumbuhan jalan 0,1 persen per tahun.
"Disiplin pengguna jalan, hambatan samping antara lain PKL dan parkir liar, jadi penyebab utama juga," katanya.
Bima menyebutkan, Pemkot Bogor telah berupaya melakukan penanganan-penanganan dalam mengurai kemacetan di kota tersebut. Upaya terbagi jangka pendek dan jangka menengah/panjang.
Untuk jangka pendek, lanjutnya, upaya penempatan pengawas, pengaturan lalu lintas, penertiban penegakan hukum dan penertiban PKL.

Sistem satu arah di Bogor
Untuk jangka menengah/panjang, lanjutnya, penanganan yang dilakukan percepatan jalan R-3 untuk distribusi jalan menuju Tajur.
"Fly over Kebon Pedes dan Salmun, percepat re-routing dan pengembangan koridor Transpakuan dengan konversi angkot 3:1," katanya.
Bima menambahkan, pihaknya kekurangan petugas lapangan. Saat ini hanya 30 petugas DLLAJ untuk seluruh kota. Personel Satpol PP Kota Bogor hanya 246 sudah termasuk kepala satuan.
"Kami sedang melakukan proses penambahan personel untuk 2017. Ini vital sekali," katanya.

Sistem satu arah di Bogor 2016
Waze menempatkan Belanda sebagai negara dengan pengemudi terbaik di dunia dengan dan kota Valence, Prancis sebagai daerah perkotaan dengan pengemudi terbaik di dunia.[merdeka.com]
Bogor Dinobatkan Kota Lalu Lintas Terburuk ke-2 di Dunia versi Waze
Reviewed by Admin
on
09.46.00
Rating:
Reviewed by Admin
on
09.46.00
Rating:
Post a Comment